Produktivitas Vs Komunitas dalam Coworking Space | Ubah Cara Kerjamu

Produktivitas Vs Komunitas dalam Coworking Space

Komunitas Vs Produktivitas dalam coworking space

Konsep coworking space bisa masuk ke dalam proses upaya menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang menuntut produktivitas tinggi.

Di kalangan pekerja, produktivitas adalah hal utama. Di titik ini, konsep coworking space bisa masuk ke dalam proses upaya menjalankan pekerjaan-pekerjaan penting yang tentunya diharapkan bisa menghasilkan output kreatif. Namun, persoalan tidak berhenti sampai di sini saja.

 

Proses kerja seperti ini terkadang bertemu dengan konsep komunitas, yang kerap menjadi “jualan” utama para pelaku bisnis coworking space. Pengalaman Ryan Chatterton, satu di antara penggiat coworking space di Amerika Serikat, yang dituangkan dalam artikel Coworking Insights, bisa menjadi contoh.

Baca juga: Coliving Jadi Tren Baru Setelah Coworking Space Menjamur

Ryan mengungkapkan, eks pendiri Hub Marker di Amerika Serikat, mengaku pernah sempat menerapkan peraturan yang mengharuskan para anggota di coworking space miliknya bisa menikmati hidangan hanya jika berada di ruang meeting. Poin dari peraturan ini, menurut sang pemilik, agar engagement antar anggotanya meningkat.

Demikian halnya saat Ryan mengaku bertemu dengan rekannya yang sering menggunakan coworking spacedi Boston. Menurut pengakuan rekannya itu, ada seorang community manager yang sering membagikan wiski gratis kepada anggotanya secara acak pada sore hari. Alasan mereka “demi” meningkatkan engagement antar anggota.

Dua contoh ini memang terkesan menarik. Namun, apakah hal tersebut apakah benar-benar efektif bekerja? Setiap anggota coworking space sejatinya terkadang menginginkan suasana nyaman dalam bekerja dan membagikan atau bertukar pengalaman berharga kepada setiap orang yang mereka temui di sana.

Kenapa bekerja remote?

Pada akhirnya, hal mendasar untuk menjawab persoalan ini kembali kepada pertanyaan kepada diri sendiri bagi setiap pengguna coworking space: Kenapa saya ingin bekerja secara remote. Biasanya, persoalan produktivitas pun menjadi hal utama. Apalagi, di ruang kerja yang mayoritas dihuni para pekerja lepas.

Baca juga: Mendesain Coworking Space untuk Semua Generasi

Content creator, misalnya, yang harus berkutat dengan deadline “mengerikan”, atau freelance journalist yang mementingkan mobilitas dalam melaksanakan tugas setelah liputan. Bayangkan ketika para pelaku kedua pekerjaan di atas sedang asyik-asyiknya bekerja, lalu “terganggu” dengan berbagai kegiatan, seperti pengalaman Ryan Chatterton.

Satu hal yang patut digarisbawahi, contoh di atas bukan berarti setiap orang yang menggunakan coworking space tidak suka dengan berbagai kegiatan, atau berbagai promo menarik yang dihadirkan. Namun, semua akan kembali kepada pilihan. Yup, pilihan bagi setiap individu yang menggunakan ruang kerja tersebut.

Dengan semakin banyak orang yang memahami konsep coworking, semakin banyak pula cara dan jalan yang akan membuat coworking space semakin berkembang. Di Indonesia, misalnya, yang hingga Juni 2018 tercatat sudah ada sekitar 200 unit. Jumlah ini naik tiga kali lipat dari sebelumnya pada 2016 yang hanya 45 unit.

Join Our Newsletter


Disiplin

Hanya saja, di balik peningkatan pesat tersebut, beberapa cara diperlukan agar dapat memaksimalkan kerja di coworking space. Mengenai kedisplinan, misalnya. Bagi para pekerja tradisional, bekerja di luar kantor adalah hal langka. Apabila mendapat kesempatan wajib dimaksimalkan dengan baik.

Target utama pengguna coworking space biasanya adalah: produktif bekerja agar bisa menyelesaikan satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Jadi, tak salah, jika rencana dan tujuan Anda datang ke tempat tersebut diutamakan lebih dulu, setelah itu baru menggunakan fasilitas yang disediakan.

Baca juga: Produktivitas dan Benefit dari Desain Ruang Kerja

Waktu istirahat nantinya bisa digunakan untuk berinteraksi dengan pekerja lain. Saat meminum kopi, Anda dapat mengobrol dengan pengguna lain untuk mendapatkan ide baru, misalnya. Tidak menutup kemungkinan, tips dan trik lebih produktif dalam bekerja pun didapatkan.

Jadi, pertanyaan lebih penting mana produktivitas atau komunitas, akan kembali kepada diri Anda sendiri. Semuanya akan terjawab dengan tujuan Anda datang ke coworking space, yang menawarkan berbagai fasilitas untuk mengembangkan diri dan lebih produktif bekerja.

Facebook Comments

Next Read

Mendesain Coworking Space untuk Semua Generasi Diperlukan metode khusus saat mendesain ruang kerja yang dianggap memiliki pengaruh terhadap produktivitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *