Coworking Space dan Gairah Kehidupan Kantoran | Ubah Cara Kerjamu

Coworking Space dan Gairah Kehidupan Kantoran

Coworking space bisa menjadi tempat bagi para pakerja kantoran memperluas jaringan agar bisa terus berinovasi.

Pada era modern saat ini, para pekerja selalu dituntut kreativitasnya agar produktif demi mendulang profit bagi perusahaan maupun lembaga yang memperkerjakan mereka. Namun, tekanan besar tidak jarang membuat para pekerja stres dan sulit bekerja maksimal.

 

Berdasarkan survei Program Studi Magister Kedokteran Kerja, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) terhadap para pekerja kantor di Indonesia pada 1990-an menunjukkan, sebanyak 30 persen karyawan mengalami stres.

Baca juga: Mendesain Coworking Space untuk Semua Generasi

Mereka memiliki beragam keluhan sehingga menjadi tidak produktif dan kehilangan gairah bekerja. Tingkat stres itu pun terus meningkat setiap tahunnya.

Menurut riset lanjutan pada 2015, sebanyak 64 persen pekerja kantoran mengalami masalah mentalitas di Indonesia. Banyak faktor yang melatari meningkatnya persentase gangguan psikis para karyawan tersebut. Beberapa hal di antaranya yang sering terjadi adalah kemacetan lalu lintas, inflasi, minimnya penghasilan, hingga suasana kantor yang cenderung monoton sehingga sulit mengembangkan gagasan dalam menunjang pekerjaan.

Sejumlah pakar lantas mulai menganalisis cara mengurangi tingkat stres para pekerja kantoran. Ketua Program Studi Magister Kedokteran Kerja, FKUI, dr Dewi S Soemarko, MS, SpOK, merupakan salah satu akademisi yang mengatakan cara mengurangi gangguan mental para pakerja kantoran.

“Ada banyak faktor yang bisa mengurangi stres, yaitu dengan berkolaborasi hingga menciptakan suasana kantor yang bersahabat. Jika karyawan stres, perusahaan juga akan demikian. Itu dikarenakan para karyawan tidak akan bekerja dengan maksimal sehingga bisa merugikan perusahaan,” kata Dewi, dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: Coliving Jadi Tren Baru Setelah Coworking Space Menjamur

Pernyataan Dewi menegaskan, para karyawan butuh ruang kerja nyaman untuk mengembalikan gairah bekerja. Dengan mental yang baik, semangat bekerja secara otomatis bakal tertanam ke setiap individu terkait.

Suasana nyaman

Suasana nyaman dalam bekerja hampir mustahil ditawarkan kantor-kantor konvensional. Pada umumnya, beberapa ruangan sejumlah bangunan tersebut memiliki arsitektur cenderung “kaku” yang secara tidak langsung berdampak negatif pada kesehatan rohani karyawan.

Untuk mengatasi polemik itu, coworking space kemudian hadir ke tengah-tengah masyarakat. Tren berbagi ruang kantor pun sudah menjadi hal lumrah dan solusi efektif dalam mereduksi tingkat stres dalam era modern saat ini.

Join Our Newsletter


Cushman dan Wakefield, melakukan riset pengguna coworking space di London, Inggris pada 2017. Hasilnya, pertumbuhan pengguna coworking space mengalami peningkatan sebesar 7,5 persen. Jumlah tersebut terus bertambah, mengingat lebih dari 21 persen dari seluruh ruang kantor yang tersedia di London, mengadopsi tema coworking space.

Coworking space pun tidak hanya diisi para pekerja tradisional. Tempat itu juga dihuni banyak freelancer hingga startup yang mencoba peruntungan dalam berbisnis. Suasana membaur satu sama lain akan menciptakan semangat kolaborasi pada setiap pekerja.

Baca juga: Produktivitas Vs Komunitas dalam Coworking Space

Terjalinnya koneksi yang baik dapat menghasilkan banyak dampak positif, antara lain pengembangan bisnis, wawasan seputar industri, hingga lain sebagainya. Peran coworking space itulah yang bisa membangun kembali gairah para pekerja kantoran. Suasana bersahabat akan membuat traditional employees lebih bersemangat dalam melakoni rutinitas.

Jadi, sudah siap meningkatkan kreativitas di coworking space?

Facebook Comments

Next Read

Jurnalis dan Peran Penting Coworking Space Jurnalis dan coworking space bisa menjadi perpaduan menarik, dalam hal produktivitas serta fleksibelitas kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *