Coworking Space dan Menjaga Keseimbangan Hidup dalam Bekerja | Ubah Cara Kerjamu

Coworking Space dan Menjaga Keseimbangan Hidup dalam Bekerja

Coworking space

Bagaimana peran coworking space dalam menjaga keseimbangan hidup dalam bekerja?

Menjadi pekerja lepas bisa jadi merupakan salah satu impian banyak orang. Biasanya, bagi pekerja lepas, keseimbangan hidup menjadi salah satu tujuan yang mereka impikan dalam dunia kerja. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor yang mendasari perkembangan coworking space

Menurut data yang dilansir Deskmag edisi 22 Februari 2018, berdasar hasil Global Coworking Survey: The 2018 Coworking Forecast, sebanyak 1,7 juta orang akan bekerja di 19,000 coworking space di berbagai belahan dunia pada akhir 2018.

Baca juga: Baby Boomers: Bisakah Survive di Coworking Space?

Lantas, muncul pertanyaan memang apa saja yang bisa ditawarkan coworking space, khususnya untuk menjaga keseimbangan hidup para pekerja lepas atau bahkan pekerja kantoran yang menginginkan perubahan gaya kerja mereka dengan bekerja secara mobile. Silakan simak ulasannya berikut ini:

Utamakan komunikasi

Salah satu fungsi utama coworking space adalah membawa masyarakat dari berbagai komunitas ataupun latar belakang ke dalam satu tempat untuk saling berkomunikasi. Melalui tempat itulah mereka dapat terhubung dan menggabungkan gagasan untuk membangun sesuatu yang baru dan luar biasa.

Di coworking space, bangunlah ikatan yang kuat dengan tim Anda serta rekan kerja yang ada di sekitar Anda. Toh, satu di antara fungsi coworking space adalah membawa masyarakat dari berbagai komunitas dengan latar belakang berbeda ke satu tempat untuk berkomunikasi.

Dari pertemuan di tempat itulah, mereka dapat terhubung, menggabungkan gagasan membangun ide-ide cemerlang dan luar biasa. Jadi, buat kalian para pekerja lepas tidak perlu takut lagi akan datangnya menjaga keseimbangan hidup karena lewat cara berkomunikasi ini bisa menjaganya.

Baca juga: Bagaimana Perkembangan Coworking Space di Indonesia?

Atur ritme kehidupan

Bayangkan bila pekerja tidak bisa mengatur ritme kehidupannya dengan baik. Ia akan susah ditemui oleh teman-temannya di luar urusan kantor. Kalau pun bisa berkumpul, biasanya ia akan menjadi pribadi yang tidak menyenangkan karena masih kepikiran kerjaannya.

Dalam artikel yang dilansir Forbes.com berjudul The Importance Of Having Balance In Our Lives” menyatakan bahwa pekerja bisa berada dalam situasi terburuk jika tidak memerhatikan kesimbangan dalam hidupnya.Mereka akan memikirkan pekerjaan dan bisnis selama 24 jam dalam 7 hari. Padahal kesuksesan sendiri bisa diraih ketika seseorang punya kehidupan yang seimbang.

Join Our Newsletter


Oleh karena itu, kehidupan pekerja akan berbeda jika ia menggunakan coworking spacesebagai tempat bekerja. Dengan demikian batasan antara waktu bekerja dan mengurusi kehidupan yang lainnya bisa terlihat jelas.

Bagaimana bisa? Karena coworking space akan menjadi batasannya. Segala hal yang berkaitan dengan kerjaan akan dilakukan di sana. Selepas itu, waktu yang ada bisa digunakan untuk mengurusi kehidupan sosial dan juga menjalankan hobi sebagai rileksasi. Dengan demikian hubungan sosial dapat terus dijalin tanpa perlu merasa teralienasi.

Perkuat interaksi

Ruang yang ditawarkan coworking space sebenarnya memberikan banyak manfaat untuk para pekerja. Sistem tersebut sebenarnya berlaku sama saat mereka ingin bekerja mobile di coffee shop. Bayar makanan, numpang wi-fi, dan bekerja hingga bosan. Demikian halnya dengan coworking space, seseorang diwajibkan membayar sewa yang fleksibel, sambungkan wi-fi, lalu bekerja.

Bedanya, di coworking space seseorang bisa bersebelahan dengan orang lain tanpa merasa terganggu. Kalau pun ada interaksi, pasti akan akan jauh lebih baik dengan obrolan yang berkualitas dan produktif bersama orang lain.

Dengan kondisi seperti itu, interaksi akan terbentuk. Dari berbagai program-program yang ditawarkan coworking space, misalnya. Beberapa coworking space memiliki program tersendiri, seperti makan siang gratis, yoga, hingga futsalan gratis bagi para membernya. Di sinilah, obrolan saling bertukar ilmu terjadi. Upaya saling mengisi pun demikian.

Baca juga: Produktivitas Vs Komunitas dalam Coworking Space

Selain itu, para pekerja tersebut juga bisa mengatur pertemuan dengan rekan-rekannya yang berada di luar lingkungan kerja. Jadi, pada saat istirahat mengerjakan tugas, Anda bisa berinteraksi dengan rekan-rekan Anda tersebut, sehingga tidak terasa “ditekan” dengan pekerjaan yang menumpuk.

Cek di sini jika Anda tertarik menikmati fasilitas coworking space dari CoHive.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *